banner kabargunung

Sedikit Lagi Menjelang HUT ke-64, Pada 1 Desember 2025, Pimpinan West Papua Army Tekankan Pentingnya Persatuan Komponen Perjuangan di Bawah ULMWP

kabargun | 1284 views

Nov 22, 2025

FB_IMG_1763349401826

Poto : Jenderal RR Demianus Magai Yogi Panglima Tertinggi West Papua Army


Totiyo, Kabargunung.com — Momentum 1 Desember selama ini kerap dikaitkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan West Papua. Meski berbagai tantangan dan penderitaan masih dirasakan masyarakat di Tanah Papua, sejumlah elemen diperkirakan tetap akan mengadakan peringatan HUT ke-64 pada 1 Desember 2025.

Dalam rangka memperingati momen tersebut, Pemimpin West Papua Army menyampaikan seruan yang menekankan pentingnya mempersatukan seluruh komponen perjuangan dalam wadah koordinatif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

“Syukur bagi-Mu Tuhan! Mengingat peringatan Manifesto Politik Kemerdekaan Bangsa Papua ke-64, ini adalah momentum persatuan yang kokoh dan utuh bagi bangsa Papua Barat,” ujar Panglima Tertinggi West Papua Army, Jenderal RR Demianus Magai Yogi, dalam pernyataannya.

Jenderal Yogi juga menyampaikan imbauan agar seluruh kelompok perjuangan—baik sipil, politik, maupun diplomasi internasional—dapat menyatukan langkah dalam koordinasi di bawah kepemimpinan Menase Tabuni selaku Presiden Eksekutif ULMWP, Wakil Presiden Eksekutif Oktovianus Mote, serta Sekretaris Jenderal Markus Haluk, yang terpilih dalam KTT II tahun 2023 di Port Vila, Vanuatu.

Menurutnya, peringatan 1 Desember 2025 menjadi simbol semangat penyatuan berbagai perbedaan pendapat dalam perjuangan, serta menjadi ruang untuk menghargai pengorbanan para leluhur dan generasi terdahulu. Momentum ini dinilai memiliki arti penting bagi seluruh unsur gerakan West Papua.

Dalam tambahan pernyataannya, Jenderal RR Demianus Magai Yogi menyebut bahwa seluruh organisasi perjuangan West Papua merupakan bagian dari perjalanan sejarah menuju cita-cita bersama. Perbedaan pendapat dan egoisme, menurutnya, adalah hal yang wajar dalam menjaga identitas dan prinsip perjuangan. Namun ia menilai bahwa dengan hati yang bersih untuk menerima wadah pemersatu yakni ULMWP, generasi masa kini dapat melampaui perpecahan dan bersama-sama membangun kekuatan yang lebih solid.

“Egoisme itu penting dalam mempertahankan ideologi kemerdekaan West Papua,” ujarnya. “Namun demikian, perbedaan pandangan antar-organisasi tetap bisa disatukan melalui momentum 1 Desember 2025.”

Jenderal Yogi juga menambahkan bahwa seluruh unsur, baik dari kelompok militer maupun sipil, diharapkan dapat memberikan pemikiran terbaik demi masa depan bangsa Papua sesuai perspektif perjuangan yang mereka anut.


Redaksi: Vull Mrmbers

Post Views : 1284 views

Berita Lainnya

Baca Juga

Pos Populer

3984931246225911134

Pengunjung